6 Materi Dasar Belajar Bahasa Korea

Ingin belajar Korea otodidak dengan fasih? Sebelum itu, penting untuk Anda mengetahui materi dasar belajar bahasa Korea. Dengan mengetahui dasar-dasar materinya, Anda akan lebih mudah belajar fasih Bahasa Korea.

Materi Dasar Belajar Bahasa Korea

Kata Benda

Kata benda ialah kata dasar di dalam suatu bahasa. Pada kalimat, kata benda biasanya menduduki Subjek atau Objek. 

Pada bahasa Korea, kata benda biasanya berfungsi untuk menunjukkan bahwa kata benda tersebut jamak, sehingga tidak perlu mereduplikasi kata. Hanya cukup menambahkan setelah kata benda. Ada juga yang tidak perlu menambahkan , karena biasanya sudah paham bahwa bentuk tersebut jamak. 

Contoh kata benda:  (cha) = mobil, 반지 (banji) = cincin

Kata Ganti

Pada tata bahasa Korea, kata ganti dianggap bagian penting, terlebih untuk penggunaan sehari hari. Hal ini karena, penggunaan kata ganti di dalam bahasa korea dipengaruhi oleh tingkat sosial seseorang. Misal, jika berbicara dengan orang yang lebih tua atau tingkat sosialnya lebih tinggi, maka diharuskan menggunakan kata ganti formal. 

Ketika Anda berbicara bahasa Korea, harus bisa memilih kata ganti dengan tepat. Jika tidak, dapat dianggap menyinggung lawan bicara.

Contoh kata ganti kamu: Bentuk akrab: 당신 (dangsin), Bentuk formal: Nama + / (Ssi/Nim), Titel/jabatan: 사장님 (sajangnim)

1. Partikel

Materi dasar belajar bahasa Korea selanjutnya ialah Partikel yang digunakan sebagai pelengkap di dalam kalimat bahasa Korea. Dalam membedakan subjek dan objek menggunakan partikel penanda subjek dan partikel penanda objek.

2. Kata Sifat

Kata sifat di dalam bahasa Korea digunakan untuk menerangkan kata benda. Dalam menggambarkan kata benda menggunakan kata sifat, biasanya membuat pola frasa dengan komposisi kata sifat + kata benda. 

Contoh:  예쁜 얼굴 (yeppeun eolgul) -> cantik + wajah = wajah cantik.

3. Kata Hubung

Selanjutnya materi dasar lainnya dalam belajar bahasa Korea ialah kata hubung. Terdapat dua hal yang bisa diberi kata hubung dalam bahasa Korea, yaitu kata kerja dan kata sifat. Berikut contoh kata hubung yang sering digunakan di dalam kata kerja berdasarkan waktu penggunaanya.

Rumus: Kata kerja + Kata hubung

아요/어요 (ayo/eoyo) = dapat digunakan untuk waktu sekarang dengan kata kerja formal.

/이야 (ya/iya) = dapat digunakan pada waktu sekarang dengan kata kerja informal.

았어요/었어요 (asseoyo/eosseoyo) = digunakan pada waktu lampau dengan kata kerja formal.

았어/었어 (asseo/eosseo) = Dapat digunakan untuk waktu lampau dengan kata kerja informal.

/ 거예요 (/eul geoyeyo) = Dapat digunakan untuk masa depan dengan kata kerja formal.

/ 거야 ( /eul geoya) = Dapat digunakan untuk masa depan dengan kata kerja informal.

Contoh: 먹을 거에요 (Meog-eul geoyo) = Akan makan.

4. Kata Kerja

Kata kerja menjadi materi dasar belajar bahasa Korea yang sangat penting. Kata kerja membutuhkan kata hubung untuk konteksnya. Selain itu, konjungsi yang digunakan bergantung pada waktu dan tingkat formalitas. 

Dalam membuat bentuk kata kerja negatif di dalam bahasa Korea, Anda perlu menambahkan (an) dan (itda) dan (ji anta) pada kata kerja. 

Contoh: 오늘 수업 해요 (oneul sueop an haeyo) = Saya tidak akan pergi ke kelas hari ini.

 

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama